HUBUNGAN PERMAINAN BOWLING DENGAN INTERAKSI SOSIAL PADA ANAK USIA DINI
DOI:
https://doi.org/10.30863/educhild.v4i1.5510Abstract
Penelitian ini membahas tentang hubungan permainan bowling terhadap interaksi sosial anak di kelompok A di TK Aisyah Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone. Pokok masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan permainan bowling dengan interaksi sosial anak. Penelitian ini dilaksanakan di TK Aisyah, yang berlokasi di Kelurahan Tibojong Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan aplikasi IBM SPSS statistics 29, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pedagogik. Data diperoleh dari angket dan dokumentasi terhadap anak dikelompok A. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan permainan bowling terhadap interaksi sosial anak terdapat korelasi permainan bowling (X) dengan pelaksanaan interaksi sosial (Y) anak kelompok A di TK Aisyah Kecamatan Tanete Riattang Timur. Dengan perhitungan koefisien rxy hitung sebesar 22.259, lebih besar dari r tabel sebesar 5.953. rhitung > rtabel (22.259>5.953). Koefisien korelasi antara variabel X dan Y yakni permainan bowling (X) dengan interaksi sosial (Y) adalah 0.961 dengan menunjukkan tingkat hubungan yang kuat.
References
Ardini, P. P (2018) Bermain dan Permainan Anak Usia Dini Watudandang Prambon Nganjuk: CV, Adjie Media Nusantara.
Arikunto, S. (2006) Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik Jakarta: Reneka Cipta.
As-Suyuti, J. (2010) Tafsir Jalalain Jilid 2. Bandung; Sinar Baru, Algensindo.
Azhar, S. (2022) Pembelajaran PJOK Anak Sekolah Dasar Jawa Barat:CV Jejak, Anggota IKAPI .
Bardin & dkk. (2019). Hubungan Kinerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan dengan Keberhasilan Proses Pembelajaran. Journal of Islamic Education Management, 5(2).89.
Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini (2020) Perkembangan Anak Usia Dini Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Republik Indonesia.
Kurnia, L. (2020) Dampak Interaksi Sosial Anak Dini Akibat Latar Belakang Orangtua Tuna Wicara, Jurnal Aksioma Al- Asas, 1(1), 41.
Maya, F. (2013) Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Sebagai Bibit Untuk Masa Depan Bangsa,Jurnal Al- Ta’lim,1(6), 460.
Megawati. (2020) Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Bowling Pada Anak Usia Dini Kelompok B di TK Kemala Bhayangkari Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa.
Noviyanti, T. & Yanti, S, (2021). Nilai-Nilai Kepimimpinan Anak Pada Permainan Bowling Kebenaran di Tk Fatayat Muslimat Nu Tebing Tinggi. Tranformasi Ilmu-Ilmu Keislaman , 2(1), 1141.
Oktari R. P. (2019) Kesulitan Anak Usia Dini Dalam Berinteraksi Sosial Di TK Negeri 09 Bengkulu Selatan, Jurnal Al- Fitrah, 3(1), 25.
Setyawan, D. A. (2021) Hipotesis dan Variabel Penelitian Tahta Media. Siuto, S. & Sodik, A. (2015) Dasar Metodologi Penelitian Yogyakarta:Literasi Media Publishing.
Sugiyono. (2018) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D Bandung: Alfabeta.
Suharsiwi. (2022) Pengembangan Interaksi Sosial Anak Autis Sumatera Barat:CV. Azka Pustaka.
Syafaruddin.(2017). Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta :Hijri Pustaka Utama.
Tanzeh, A. & Suyitno, (2006) Dasar-Dasar Penelitian Surabaya: Elkaf.
Undang-Undang SISDIKNAS RI Nomor 20 Tahun 2003 (Jakarta: Sinar Grafika, 2008), h. 7.
Wijaya Erik, Farah Nuraini, (2023) Pentingnya Interaksi Sosial dalam Pendidikan Anaka Usia Dini. Jurna Pendidikan Anaka Usia Dini. Pembelajaran Berbasis Permainan, Taman Kanak-kanak
Yus. Anita (2013) Bermain Sebagai Kebutuhan dan Strategi pengembangan Diri Anak. Jurnal Ilmiah Universitas Negeri Medan.
Yusnita, (2020) Optimalisasi dan Stimulasi Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini, Jurnal Pendidikan dan Konseling, 3(1), 24-25.


