NIKAH MUT’AH PERSPEKTIF TAFSIR NUZULI AL-JABIRI
DOI:
https://doi.org/10.30863/alwajid.v1i1.810Abstrak
Nikah mut'ah atau yang biasa dikenal dengan istilah nikah kontrak pada zaman sekarang, merupakan bentuk pernikahan yang diperdebatkan keabsahannya. Al-Jabiri, seorang pemikir muslim modern, mencoba menganalisis kembali persoalan nikah mut'ah dalam tafsir nuzuli yang ditulisnya. Model tafsirnya terbilang unik sebab disusun berdasarkan urutan kronologis turun (tartib nuzul), bukan berdasarkan urutan mushaf yang umumnya dikenal oleh umat Islam. Salah satu tujuan penyusunan tafsir dengan model nuzuli adalah untuk menyelaraskan pembacaan al-Qur'an dan sejarah kenabian. Sebelumya al-Jabiri telah lebih dulu memperkenalkan konsep al-al-faá¹£l wa al-waá¹£l sebelum dia menulis tafsirnya. Tujuan dari konsep al-faá¹£l wa al-waá¹£l adalah untuk menemukan makna asli dari ayat-ayat al-Qur'an, sehingga pembaca bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan di masa kini. Tulisan ini menganalisis tafsir al-Jabiri, khususnya tafsiran al-Jabiri tentang nikah mut’ah, dengan menggunakan analisis epistemologi pengetahuan, yang meliputi analisis sumber, metode, dan validitas tafsirnya.Â
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.