PENERAPAN PRINSIP SOSIOLOGI PENGETAHUAN DALAM TRADISI PEMBACAAN DZIKIR RATIB AL-HADDAD (STUDI LIVING QUR`AN DI PPTI AL-FALAH SALATIGA)

Penulis

  • Nada Maula Nada Maula Nada Maula Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga

DOI:

https://doi.org/10.30863/alwajid.v2i2.2282

Abstrak

Di Indonesia banyak macam-macam Dzikrullah yang sudah berkembang, salah satunya Ratib Al-Haddad yang sangat populer dan banyak dibaca oleh kaum muslimin di kalangan pesantren. Pada penelitian ini peneliti membahas tentang penerapan prinsip pembacaan dzikir Ratib Al-Haddad di PPTI AL-Falah. Metode penelitian yang di gunakan adalah penelitian lapangan yang menggunkan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnograf   (belajar   dari   orang-orang,   mendiskripsikan   suatu   kebudayaan   yang   ada   di masyarakat). Hasil penelitian mengemukakan bahwa mujahadah dzikir Ratib Al-haddad ini sangat relevan, peneliti menggunakan Analisa teori sosiologi pengetahuan Karl mannhein, yang mencakup pada 3 aspek yakni makna objektif, makna ekspresif dan makna dokumenter. Penelitian ini menghasilkan beberapa makna di antaranya, makna objektif sebagai kegiatan atau rutinitas yang harus dilaksanakan, makna Ekspresif bisa membuat hati tenang, mendapat pahala dan berprilaku lebih baik, makna Dokumenter, mereka tidak menyadari makna yang tersirat atau tersebunyi di dalam tradisi tersebut, sehingga aktor atau pelaku tindakan tidak menyadari  bahwa  apa  yang  dilakukannya  itu  merupakan  suatu  ekspresi  yang  menunjukan kepada kebudayaan pelestarian al-Qur`an dalam lingkup pesantren.

Kata kunci : living Qur'an, Rotib Al-Haddad, PPTI Al-Falah

Referensi

Abdussalam, Aam. 2014. Teori Sosiologi Islam. Ta’lim Vol 12 No.1.

Adibah, Ida zahra. 2017. pendekatan sosiologi dalam studi islam, Jurnal Inspirasi-vol. 1, No. 1, Januari-Juni.

Al-Haddad, Abdullah bin Alwi. Ratib al-Attas wa Ratib al-haddad , Pekalongan, Maktabah

Hasan Bin Idrus al-Attas.

Amin, Samsul Munir dan Al-Fandi Haryanto, 2011, Etika Berdzikir Berdasarkan Al-Qur’an dan

Sunnah, Jakarta:Sinar Grafika Offset.

Arifin, Zainal, 2015, Munajat Anti Galau ,Malang: Dream Litera Buana.

Assegaf, Muhdhor Ahmad,2008, Pancaran Hikmah Dzikir dan Doa Ratib al- Haddad,Pemalang:ABNA†SEIWUN.

Hasil pengamatan penulis dalam penelitian. (Nasrul fahmi)

Hasil Wawancara Gus Syarif Hidayatullah selaku pendiri majlis ratib Al-Haddad.

Hasil wawancara dengan salah satu santri al-falah salatiga yang ikut andil dalam kegiatan mujahadah dzikir ratib al-haddad (Novita).

Hasil wawancara dengan Ustadz Jihan Abdillah, S. Pd. Selaku ustadz di PPTI Al-Falah.

Ichwan, Mohammad Nor,M.Ag, 2004, Tafsir Ilmy Memahami Al-Qur’an Melalui Pendekatan

Sains Modern, Jogjakarta : Penerbit Menara Kudus Jogja.

Mansur,2007, †Living Quran Dalam Lintasan Sejarah Studi Al-Quranâ€, “Dalam Metodologi

Penelitian Living Quran Dan Hadis, Yogyakarta: Th. Press.

Ritzer, Goerge dan Douglas J. Goodman, 2004, Teori Sosiologi ,terj. Nurhadi, Bantul: Kreasi wacana.

Suryadilaga, M. Alfatih, 2016, Aplikasi Penelitian Hadis, Jogjakarta : Penerbit Kalimedia.

Syamsuddin, Sahiron, 2007 “Metodologi penelitian living qur’an dan haditsâ€, Jogjakarta : Penerbit Teras.

Sodirin, Ali, 2018 “praktik pembacaan ratib al-hadad ( studi living hadis ), Semarang : Skripsi

UIN walisongo.

Yunus, Mahmud, 1973, Kamus Bahasa Arab Indonesia, Jakarta: Yayasan Penerjemah dan

Penafsiran Al- Qur’an.

Diterbitkan

2021-12-25