Kaidah Amr-Nahy, Qarinah, dan Penafsiran Quraish Shihab tentang Jilbab (Sebuah Kajian Terhadap Kaidah Tafsir)

Penulis

  • Aulanni’am Aulanni’am Aulanni’am UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Andi Tri Saputra Andi Tri Saputra Andi Tri Saputra UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.30863/alwajid.v2i2.2279

Abstrak

Artikel ini mencoba membahas dan menjelaskan bagaimana kaidah Amr dan Nahy serta konsep Qarinah bekerja di dalam memahami Al-Qur’an, terkhusus untuk mendapatkan suatu hukum. Hal ini dilatarbelakangi oleh kaidah dasar dari Amr dan Nahy itu sendiri, di mana setiap kaidah pada dasarnya menunjukkan suatu kewajiban dan keharaman atas suatu perkara, namun hukum tersebut bisa berubah dengan ditemukannya Qarinah. Dalam artikel ini Qarinah dijelaskan sebagai dalil, di mana dalil-dalil tersebut bisa berbagai macam, bisa terdapat pada teks ayat itu sendiri atau teks lain, atau dengan konsep ushul fiqh seperti Istihsan, Istislah serta Istishab. Dalam artikel ini diangkat sebuah kasus tertentu untuk melihat bagaimana Amr-Nahy serta konsep Qarinah bekerja, kasus tersebut adalah tentang hukum mengenakan Jilbab dalam penafsiran Quraish Shihab, di mana dalam penafsirannya tidak mewajibkan penggunaan Jilbab. Artikel ini menunjukkan bagaimana penafsiran tersebut didasari sebuah Qarinah tertentu, dalam hal ini berkaitan erat dengan kaidah Istihsan dan Urf.

Kata Kunci: Amr, Nahy, Qarinah, Quraish Shihab, dan Jilbab

Referensi

Abdurrahman, Fahr Bin Ushul al-Tafsir Wa Manahijuh, Riyad: Maktabah al-Taubah, 1998.

al-Namla, Abd al-Karim bin Ali bin Muhammad. al-Mahazzab fi ‘Ilm Ushul Fiqh al-Muqaran,. Riyadh: Matkhtabah al-Rasyid li al-Nasyir al-Tauzi, 1999.

al-Qurtubi, Abu Abdullah. al-Jami’ li ahkam al-Qur’an,. Beirut: Dar al-Kutub alAliyah, 1993.

al-Syaukani, Muhammad bin Ali. Irsyad al-Fuhul, Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 1994.

al-Suyuthi, Jalal ad-Din. al-Itqan fi Ulum al-Quran, Beirut: Maktabah Ashriyah, 1998.

al-Utsaimin, Syaikh Muhammad Shaleh dkk, Syarah Pengantar Studi Ilmu Tafsir Ibnu Taimiyah, terj. Solihin. Jakarta: Pustaka Kautsar, 2014.

al-Zarqaniy Muhammad Abd. Al-Adim, Manahil al-Irfan Fi Ulum al-Qur’an, Beirut: Dar al-Fikr, t.th.

al-Zuhaili, Wahbah. At-Tafsir Al-Munir fil Aqidah was Syari’ah wal Manhaj, Damaskus: Darul Fikr, 1991.

Ash-Shiddieqy T.M.Hasbi,Pengantar Hukum Islam, Jakarta : Bulan Bintang, 1981.

Dedi, Syahrial. “Konsep Ta’wil Ushuliyyin dan Relevansinya dengan Pembaharuan Hukum islamâ€, dalam jurnal Ilmiah Syari’ah, Vol. 17.No.1. 2018.

Fahimah, Siti “Kaidah-Kaidah Memahami Amr dan Nahy: Urgensitasnya dalam Memahami Al-Qur’anâ€, dalam Jurnal Al-Furqan, Vol,1. No.1, 2018.

Harun, Salman dkk, Kaidah-Kaidah Tafsir. Jakarta: Qaf, 2017.

Kamali, Muhammad Hasyim Principles of Islamic Jurisprudence; The Islamic Text Society, terj. Noorhaidi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar and Humanity Studies, 1996.

Kartini, “Penerapan Al-Amr, Al-Nahy, dan Al-Ibahah sebagai Kaidah Penetapan Hukumâ€, dalam jurnal Al-‘Adl, Vol.9. No.1. 2016.

Khalaf, Abdul Wahab Ilmu Ushul Fiqh, terj. Masdar Helmy, Bandung: Gema Risalah Press, 1996.

Khalaf, Abdul Wahab. Ijtihad dalam Syariat Islam, terj. Rohidin Wahid. akarta Timur: Pustaka Al-Kautsar, 2015.

Katsir, Ibnu Tafsir Al-Qur’an Al-Adzim, Cairo: Darul Hadits, 2003.

Mandzur, Ibnu, Lisan al-Arab. Beirut: Dar Ihya' Al-Turats Al-'Arabi, 1408 H.

Munawwir, Ahmad. W. Al-Munawir, Jakarta: Pustaka Praja, 1997.

Mutalib, Lukman Abdul dan Wan Abdul Fattah Wan Ismail, “Al-Qarinah: Antara Kekuatan dan Keperluan dalam mensabitkan Kesalahan jenaya (Zina)â€, dalam jurnal International Journal of Islamic Thought, Vol. 2. 2012.

Nur, Jabal “Qawa’id Al-Tafsir Hubungannya dengan Bahasa Arab†dalam Jurnal Al-Ta’dib, Vol.6. No. 2. 2013.

Shihab, M. Quraish. Jilbab, Pakaian Wanita Muslimah: Pandangan Ulama Masa lalu & Cendikiawan Kontemporer. Jakarta: lentera Hati, 2014.

Shihab, M. Quraish. Kaidah Tafsir: Syarat, ketentuan, dan Aturan yang Patut Anda ketahui dalam Memahami ayat-ayat Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati, 2013.

Diterbitkan

2021-12-31