EPISTEMOLOGI ASBÂB AL-NUZÛL (Studi Komprehensif Kajian Asbâb Al-Nuzûl dalam Ilmu Al-Quran)

Penulis

  • Abdul Rohman Abdul Rohman Abdul Rohman Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.30863/alwajid.v2i2.2278

Abstrak

Artikel ini membahas tentang epistemologi asbâb al-nuzûl secara komprehensif. Kajian asbâb al-nuzûl merupakan salah satu pembahasan yang ada didalam ilmu-ilmu al-Quran yang sangat penting untuk dipelajari dan diketahui. Hal-hal seputar definisi, sejarah, urgensitas, sumber, metode dan kaidah asbâb al-nuzûl dituangkan dalam tulisan ini secara lengkap. Tujuan dari penulisan ini adalah ingin mendapatkan pengetahuan mengenai asbâb al-nuzûl secara lengkap, berkaitan dengan sejarah, dari mana sumber dan metode untuk mengetahuinya, serta seperti apa kaidah-kaidah pemahamannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah menggunakan metode kepustakaan (library research), yaitu penelitian yang sumbernya berasal dari dokumen, literatur dan bahan-bahan tertulis lainnya. Sedangkan sifat penelitiannya adalah bersifat penelitian penjelasan atau ekplanatory research, yaitu sifat penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan kejelasan tentang suatu kasus dalam ini kasus mengenai asbâb Al-Nuzûl. Hasil yang didapatkan adalah bahwa kajian asbâb al-nuzûl sudah ada sejak Nabi namun baru dikodifikasikan sebagai suatu ilmu tersendiri pada masa  setelah abad ke-2 H, sumbernya adalah riwayat dan metode untuk mengetahui riwayat asbâb Al-Nuzûl yang valid adalah dengan penukilan yang shahih. Diantara kaidah pemahamannya adalah bahwa  Informasi tentang sabab an-nuzûl harus berdasarkan atas periwayatan dan pendengaran secara langsung, Sabab an-Nuzûl harus berdasarkan riwayat yang marfu, pada dasarnya ayat tidak turun berulang-ulang dan Al-quran adakalanya turun bersamaan dengan ketetapan hukum, adakalanya mendahuluinya dan adakalanya sebaliknya.

Kata Kunci: asbâb al-nuzûl, epistemologi, ilmu al-Quran.

Referensi

Al-Abadi, Majduddin Abu Thahir Al-Fauriz. Al-Qâmûs Al-Muhith. Cet.2. Beirut: Muasasah Ar-Risalah, n.d.

Al-Azhar, Majmûáh minal Úlama. At-Tafsîr Al-Wasîth. Al-Haiat Al-Ãmmah, 1993.

Al-Bukhari, Abu Abdullah Muhammad bin Ismail. Shahîh Al-Bukhârî. Dar Thûq An-Najâh, n.d.

Al-Mazînî, Khâlid bin Sulaimân. Al-Muharrar Fî Asbâb An-Nuzûl Al-Qurân. Saudi Arabia: Dar Ibn Jauzi, 1427.

Al-Qaththan, Manna’. Dasar-Dasar Ilmu Al-Quran. Edited by Firman Arifianto. 1st ed. Jakarta: UMMUL QURA, 2017.

Al-Wahidi, Ali bin Ahmad. Asbâb An-Nuzûl. Jakarta: Dar Al-Kutub Al-Islamiyyah, 2010.

An-Naisaburi, Muslim bin Al-Hajaj. Al-Musnad Ash-Shahîh Al-Mukhtashar Bi Naql Al-Ãdl Ãn Al-Ãdl Ila Rasulillah. Edited by Kumpulan Para Peneliti. Beirut, n.d.

———. Shahih Muslim. Beirut: Dar Ihya At-Turats, n.d.

As-Sabt, Khalid Ustman. Qawaid At-Tafsir Jamán Wa Dirasatan. Dar Ibn Affan, n.d.

Az-Zarqani, Muhammad Abdul Azhim. Manahil Al-Irfan Fi Ulum Al-Quran. Edited by Hani Al-Haj. Kairo: Dar At-Tauqifiyyah At-Turats, 2011.

Aziz, Nasruddin Baidan dan Erwati. Metodologi Khusus Penelitian Tafsir. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, n.d.

Bakri, Syamsul. “Asbab An-Nuzul: Dialog Antara Teks Dan Realitas.†Jurnal At-Tibyan 1 (2016).

Ibrahim, Musa. Buhuts Manhajiyah Fi Ulum Al-Quran. Edisi Ke-2. Aman: Dar Ammar, 1996.

Karim, Abdullah. “Signifikansi Asbab An-Nuzul Dalam Penafsiran Al-Quran.†Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin Vol 15, No (2015).

Nunung Susfita. “Asbabun Nuzul Al-Quran Dalam Perspektif Mikro Dan Makro.†Tasamuh 13 (2015).

Qadafy, Muámmar Zayn. Sababun Nuzul Dari Mikro Hingga Makro. Yogyakarta: In Azna Books, 2015.

Salman Harun, Dkk. Kaidah-Kaidah Tafsir Bekal Mendasar Untuk Memahami Makna Al-Quran Dan Mengurangi Kesalah Pemahaman. Cet.1. Jakarta: Qaf, 2017.

Tafsir, Ahmad. Filsafat Ilmu: Mengurai Ontologi, Epistemologi Dan Aksiologi Pengetahuan. 11th ed. Bandung: Rosda, 2019.

Taimiyyah, Abul Qâsim Muhammad bin. Muqaddimah Fî Ushûl At-Tafsîr. Beirut: Dar Maktabah Al-Hayât, 1980.

Zakariya, Ahmad bin Faris bin. Mu’jam Maqayis Al-Lughah. Cet.1. Kairo: Dar Ibn Al-Jauzi, 2018.

Diterbitkan

2021-12-31