RAGAM STUDI QUR’AN: TEORI DAN METODOLOGI KONTEMPORER ( ANALISIS TERHADAP PEMIKIRAN ABDULLAH SAEED, ANDREW RIPPIN, ASMA BARLAS, DAN ANGELIKA NEUWIRT)

Penulis

  • Rizal Faturohman Rizal Faturohman Purnama UIN Sunan Kalijga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.30863/alwajid.v2i1.1668

Abstrak

Artikel ini mengulas bagaimana metodologi tafsir yang ditawarkan oleh kesarjanaan kontemporer. Focus yang diambil di sini adalah Abdullah Saeed, Muhammad Syahrur, Andrew Rippin, Asma Barlas, Angelika Neuwirt. Para tokoh yang serius nemekuni al-Qur’an dan diakui sebagai pionir kajian al-Qur’an yang bersifat akademis-dialogis. Abdullah Saeed mencoba menawarkan konsep hermeneutika kontekstual berupaya menghadirkan penafsiran al-Qur’an sesuai dengan konteks zamannya. Disisi lain Muhammad Syahrur mengembangkan konsep Intra-tekstualitas metode yang sudah ada sejak lama yang disuguhkan secara sistematis dan metodologis. Sedangkan Andrew Rippin menawarkan konsep pembacaan dengan literary analisi dengan melihat suatu kata berdasarkan historisitas penulis awal. Di lain hal Asma Barlas menawarkan konsep pembacaan dengan tafsir pembebasan dalam membaca teks qur’an dengan semangat pembebasan. Dan Angelika neuwirt menawarkan pembacaan pra-kanonisasi al-Qur’an pada masa lahirnya dengan berpijak kepada satuan surat yang dianggapnya sebagai satuan unit integral dan menyimpan proses komunikasi pada mas Nabi. Kajian para sarjana kontemporer ini memberikan warna lain dalam kesarjanaan al-Qur’an kontemporer, terutama untuk menghidupkan kembali al-Qur’an juga mengungkap kembali original meaning.

 

Kata Kunci : Abdullah Saeed, Muhammad Syahrur, Andrew Rippin, Asma Barlas, Angelika Neuwirt

Biografi Penulis

Rizal Faturohman Rizal Faturohman Purnama, UIN Sunan Kalijga Yogyakarta

IAT

Referensi

Abdul Mustaqim, and Fuad Mustakim. Epistemologi tafsir kontemporer. Yogyakarta: PT. LKIS Printing Cemerlang, 2011.

Ahmad Shadiq, NIM 08530080. “Membebaskan Perempuan Dari Patriarki (Analisis Normativitas-Historisitas Pemikiran Asma Barlas ).†Skripsi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2016.

Barlas, Asma. Cara Quran membebaskan perempuan. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta, 2005.

———. Democracy, Nationalism, and Communalism in South Asia: The Legacy of Colonial Rule. Boulder, Colo: : Westview Press, 1995.

———. Islam, Muslims, and the US: Essays on Religion and Politics. New Delhi: Global Media Publ., 2004.

Chandler, Daniel. Semiotics: The Basics. New York, NY: Routledge, 2018.

Fauziyah, Fauziyah. “Egaliterianisme Dalam Keluarga Menurut Al-Quran : Studi Pemikiran Barlas Barlas Terhadap Q.S. An-nisa’ Ayat 1,†2016. https://doi.org/10.21043/palastren.v6i2.991.

Fina, Lien Iffah Naf’atu. “Pre Canonical Reading of the Qur’an: Studi Atas Metode Angelika Neuwirth Dalam Analisis Teks Alquran Berbasis Surat Dan Intertekstualitas.†Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2011.

Firdaus, M. Epistemologi Qur’ani: Tafsir Kontemporer Ayat-Ayat al-Qur’an Berbasis Materialisme Dialektika-Historis. Bandung: Marja, 2015.

Glaser, Ida J. “Qur’ Anic Challenges for Genesis.†Journal for the Study of the Old Testament 22, no. 75 (September 1, 1997): 3–19. https://doi.org/10.1177/030908929702207501.

Ibn Manẓūr, Muḥammad ibn Mukarram. Lisanul Arab. Lubnan: Dar Al-Kotob, 2005.

Lestari, Lenni. “Pendekatan Intertekstualitas Perspektif Muhammad ‘Izzah Darwazah; Sebuah Kontribusi Dalam Menghadapi Masyarakat Multikultural.†Jurnal At-Tafkir 7, no. 2 (2014).

Madigan, Daniel. The Qur’ân’s Self-Image: Writing and Authority in Islam’s Scripture. Princeton University Press, 2018.

McAuliffe, Jane Dammen. The Cambridge Companion to the QurʼÄn. Cambridge; New York; Melbourne: Cambridge University Press, 2006.

Neuwirth, Angelika. “Qur’an and History – a Disputed Relationship. Some Reflections on Qur’anic History and History in the Qur’an.†Journal of Qur’anic Studies 5, no. 1 (April 2003): 1–18. https://doi.org/10.3366/jqs.2003.5.1.1.

Neuwirth, Angelika, Michael Marx, and Nicolai Sinai, eds. The Qur’an in Context: Historical and Literary Investigations into the Qur’anic Milieu. Leiden; Boston: Brill, 2011.

Nöth, Winfried and Indiana University Press. Handbook of Semiotics. Bloomington; Indianapolis: Indiana University Press, 2014.

Piliang, Yasraf Amir, and Alfathri Adlin. Hipersemiotika: tafsir cultural studies atas matinya makna. Yogyakarta: Jalasutra, 2003.

Rippin, A. Review of Review of Studien zur Komposition der mekkanischen Suren, by Angelika Neuwirth. Bulletin of the School of Oriental and African Studies, University of London 45, no. 1 (1982): 149–50.

Rippin, Andrew. Muslims: Their Religious Beliefs and Practices. 3rd ed. The Library of Religious Beliefs and Practices. New York: Routledge, 2005.

———. “Muslims: Their Religious Beliefs and Practices, Volume 2: The Contemporary Period,†n.d., 184.

Saeed, Abdullah. Interpreting the QurʼÄn: Towards a Contemporary Approach. Abingdon [England] ; New York: Routledge, 2006.

Sejarah kenabian dalam perspektif tafsir Nuzuli Muhammad Izzat Darwazah / Aksin Wijaya. Bandung: Mizan, 2016.

Shihab, M. Quraish. “Membumikan†Al-Quran: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Mizan Pustaka, 2007.

Singgih, Emmanuel Gerrit. Mengantisipasi masa depan: berteologi dalam konteks di awal Milenium III. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004.

Suyūṭī, Ivan Satria, and Tim Abdul Hayyie. Asbab al-nuzul: sebab turunnya ayat al- Qur’an. Jakarta: Gema Insani, 2008.

Syamsudin, Sahiron, and Abdul Mustaqim. Studi Al-Qur’an kontemporer: wacana baru berbagai metodologi tafsir. Yogyakarta: PT Tiara Wacana Yogya, 2002.

Wadi`i, Muqbil ibn Hadi, and Imanuddin Kamil. Shahih asbabun nuzul. Jakarta: Pustaka as-Sunnah, 2008.

Wild, Stefan. The Qur’an as Text. Leiden: Brill, 1996.

Zaki Mubarak, Ahmad. Pendekatan Strukturalisme Linguistik Dalam Tafsir Al-Qur’an Kontempor Ala M. Syahrur. Yogyakarta: Elsaq Press, 2007.

Diterbitkan

2021-07-01