RAGAM NAJĀSAT DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI MENURUT AL-QUR’AN

Penulis

  • Ridwan Ridwan Ridwan STAI Al-Gazali Bone
  • Surianti Surianti Surianti IAIN Bone

DOI:

https://doi.org/10.30863/alwajid.v1i2.1254

Abstrak

Penelitian ini membahas ragam najasat dalam al-Quran perspektif teologi. Fokus pembahasan adalah kajian ragam najasat dalam al-Quran ditinjau dari aspek Syariat dan teologi. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana ragam najasat menurut syariat, dan bagaimana Bagaimana ragam NajÄsat dalam perspektif teologi menurut al-Qur‟an?. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan linguistik, historis, ekonomi dan kesehatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Najis dalam konteks teologi cenderung berasal dari dalam diri seseorang, adapun ragam najis yang disebutkan dalam penelitian ini, yaitu pertama pelaku melakukan hal-hal yang diharamkan oleh Allah SWT, penulis menganggkat sebuah bahasan tersebut mengenai khamar, berjudi dan berkurban untuk berhala (berlaku kesyirikan). Kedua, Najis dalam konteks fikih, cenderung berasal dari luar yang mengakibatkan jasmani seseorang terhalang melakukan ibadah shalat, dan cara mensucikan najis tersebut adalah dengan mencuci zat najis tersebut sesuai dengan tuntunan dalam syari‟at yang sesuai dengan kadar najis yang menempel pada baju maupun suatu bidang.
Adapun implikasi penulis memaparkan kajian singkat ini dengan analisis yang sangat terbatas karena trem-trem yang menyangkut ragam najasat dalam Al-Quran dengan (Tinjauan syariat dan teologi). Najis dalam konteks fikih lebih mengarah pada sesuatu hal yang berasal dari luar yang mengakibatkan seseorang terhalang dalam melakukan ibadah shalat. Adapun ragam najis dalam konteks teologi yang disebutkan dalam penelitian ini ada tiga, yaitu pertama najis mughallażah (berat atau besar), Kedua, najis mutawassiṭah (pertengahan), dan Ketiga, najis mukhaffafah (ringan atau kecil).
Kata Kunci: Ragam Najasat, Syariat, dan teologi.

Biografi Penulis

Ridwan Ridwan Ridwan, STAI Al-Gazali Bone

Pendidikan Bahasa Arab

Surianti Surianti Surianti, IAIN Bone

Ilmu Al-Quran dan Tafsir

Referensi

„Abdul BÄqÄ«, Muḥammad FuÄd, al-Mu’jam al-Mufahras Li Alfaẓ al-Qur’an al-KarÄ«m.

Al-„Aini, al-Binayah Syarhu al-Hidayah Jilid 1, Bairut-Lebanon: DÄr al-KutÅ«b al-„Ilmiyah, 2000.

al-BukhÄrÄ«, AbÄ« „Abdillah Muḥammad bin IsmÄ‟īl, , al-Jamī’ al-á¹¢aḥīḥ al-Musnad min Ḥadīṡ RasÅ«lillÄh wa Sunnanihi wa AyyamÄ«h, Juz:1, Bairut, DÄr al-Ibnu Kaṡīr, 2002.

al-FarÄbÄ«, AbÅ« al-Ḥasan Muslim bin al-HajjÄj al-NaÄ«sÄbÅ«rÄ« Naẓar Muḥammad, al-Jamī’, Juz I, Riyaá¸, DÄr ṬaÄ«bah Lilnasyar al-TaÅ«zī‟, 2006.

al-MaḥllÄ«, Al-ImÄm JalÄl ad-DÄ«n Muḥammad bin Aḥmad dan al-ImÄm Jalal ad-DÄ«n „Abdur

Raḥman bin AbÅ« Bakr al-Suyūṭī, TafsÄ«r al-JalÄlaÄ«n Jilid 1, Sinar Baru Algesindo. Baharuddin, M., Kritik Atas Corak Pemikiran Teologi Islam K.H. Sirajuddin Abbas, Vol: 27. No. 2, Desember 2016.

CD Room, Al-ImÄm Aḥmad bin Ḥanbal, Musnad Aḥmad.

CD Room, al-Ma’ÄnÄ« KalimÄt al-Qur’Än al-KarÄ«m. Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan

Terjemahnya, Bandung: Jabal, 2010.

Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Bahasa Indonesia, Cet: XVI; Jakarta: Pusat Bahasa, 2008.

Harahap,Nursapia, Penelitian Kepustakaan , Vol: VIII; No. 1: Th. 2014.

Harisuddin, M. Noor, Pengantar Ilmu Fiqih, Cet: VII; Surabaya: CV. Salsabila Putra Pratama,

Suhendar,Dede, “Fiqh Air dan Tanah Dalam ṬahÄrah Menurut Perspektif Ilmu Kimiaâ€, Vol: 10, No. 1, Mei 2007.

Sunarko,Asep, Pendidikan Menstruasi Remaja Putri dalam al-Qur’an (Kajian Surah al-Baqarah :222) Vol:18, No. 2, Desember 2018. Uswatun Hasanah, Perilaku Bersuci Masyarakat Islam Etika membersihkan Najis (Studi di Masyarakat Pulo Gembang Jakarta Timu), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2011.

Yunus,Mahmud, Kamus Arab Indonesia, Jakarta : Haida Karya Agung, 1990.

Diterbitkan

2021-02-12

Terbitan

Bagian

Articles