IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN IPA DALAM MENUMBUHKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS IV DI MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) ANNURAIN LONRAE KABUPATEN BONE
Abstract
ABSTRACT
This thesis discusses the implementation of the scientific approach to science learning in fostering learning activeness of fourth grade students at Madrasah Ibtidaiyah Annurain Lonrae, Bone regency. This study aims to describe the implementation of a scientific approach to science learning in fostering learning activeness for grade IV students at Madrasah Ibtidaiyah Annurain Lonrae, Bone Regency, knowing student learning activeness through a scientific approach to class IV science learning at Madrasah Ibtidaiyah Annurain Lonrae, Bone Regency and to find out obstacles or obstacles. the obstacles faced by the teacher in implementing the scientific approach to science learning in fostering learning activeness of fourth grade students at Madrasah Ibtidaiyah Annurain Lonrae, Bone Regency.This research is a qualitative field research. The approach used in this research is a pedagogical approach and a sociological approach. The data collection techniques used were observation and interviews. The data obtained were analyzed using qualitative analysis with three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions.The results showed that the implementation of the Scientific Approach in Class IV Science Learning at Madrasah Ibtidaiyah Annurain Lonrae, Bone Regency, the teacher had implemented it according to the steps of the scientific approach, namely observing, asking, trying, reasoning and communicating. Student learning activeness through a scientific approach can foster student learning activeness that is seen from physical and psychological activities, namely students are enthusiastic and enthusiastic in participating in learning, observing given objects, expressing opinions, asking and answering questions, and students listening to teacher explanations, and students are able solve problems, differentiate or compare concepts with other concepts and can conclude learning outcomes. The obstacles experienced by the teacher when applying the scientific approach to science learning in fostering learning activeness for grade IV students at Madrasah Ibtidaiyah Annurain Lonrae, Bone Regency, namely 1) the atmosphere in the classroom is less conducive, 2) difficulties in providing motivation to students in questioning aspects and 3) lack of student discipline in learning, and 4) facilities and infrastructure in schools are not optimal or adequate.
Keywords: scientific approach and active learning
Â
ABSTRAK
Skripsi ini membahas Implementasi Pendekatan Saintifik pada Pembelajaran IPA dalam Menumbuhkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Annurain Lonrae Kabupaten Bone. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran IPA dalam menumbuhkan keaktifan belajar siswa kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Annurain Lonrae Kabupaten Bone, mengetahui keaktifan belajar siswa melalui pendekatan saintifik pada pembelajaran IPA kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Annurain Lonrae Kabupaten Bone dan untuk mengetahui hambatan atau kendala yang di hadapi guru dalam mengimplementasikan pendekatan saintifik pada pembelajaran IPA dalam menumbuhkan keaktifan belajar siswa kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Annurain Lonrae Kabupaten Bone. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pedagogis, dan pendekatan sosiologis. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis kualitatif dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Pendekatan Saintifik pada Pembelajaran IPA Kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Annurain Lonrae Kabupaten Bone, guru sudah menerapkan sesuai dengan langkah-langkah pendekatan saintifik yaitu mengamati, menanya, mencoba, menalar dan mengomunikasikan. Keaktifan belajar siswa melalui pendekatan saintifik dapat menumbuhkan keaktifan belajar siswa yang lihat dari kegiatan fisik dan psikis yaitu siswa antusias serta bersemangat dalam mengikuti pembelajaran, mengamati objek yang diberikan, menyampaikan pendapat, bertanya dan menjawab pertayaan, dan siswa mendegarkan penjelasan guru, serta siswa sudah mampu memecahkan masalah, membedakan atau membandingkan konsep dengan konsep yang lain serta dapat menyimpulkan hasil pembelajaran. Adapun hambatan yang dialami oleh guru saat menerapkan pendekatan saintifik pada pembelajaran IPA dalam menumbuhkan keaktifan belajar siswa kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Annurain Lonrae Kabupaten Bone yaitu 1) suasana di kelas kurang kondusif, 2) kesulitan dalam memberikan motivasi kepada siswa pada aspek bertanya dan 3) kurangnya kedisiplinan siswa dalam belajar, serta 4) sarana dan prasarana di sekolah belum maksimal atau memadai.
Â
Kata kunci: Pendekatan Saintifik, Keaktifan Belajar SiswaReferences
DAFTAR PUSTAKA
Buku:
Daryanto. (2014) Pendekatan Saintifik Kurikulum 2013. Yogyakarta: Gaya Media.
Dimiyati dan Mujiono. (2009) Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Rieneka Cipta.
Oemar Hamalik. (2011). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Zakiah Daradjat. (1996). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
E. Mulyasa. (2013) Pengembangan Dan Impelementasi Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rusman. (2016) Pembelajaran Tematik Terpadu Teori, Praktik dan Penilaian. Jakarta: PT Raja Grafindro Persada.
Ridwan Abdullah Sani. (2017) Pembelajaran Saintifik untuk Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara.
M. Hosnan. (2014) Pendekatan Saintifik Dan Kontekstual Dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.
Rusman. (2012) Model-Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Rusman. (2012) Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo persada.
E. Kosasih. (2016) Strategi Belajar dan Pembelajaran: Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Yrama Widya.
Endah Tri Priyatni. (2012) Desain Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara.

