Analisis Yuridis Pembukaan Rahasia Bank Sebagai Upaya Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Authors

  • Dewi Arnita Sari Institut Agama Islam Negeri Bone, Indonesia
  • Sukaldi Sukaldi Institut Agama Islam Negeri Bone, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30863/arrisalah.v2i2.4164

Keywords:

Bank Secrets, Corruption

Abstract

Dewi Arnita Sari and Sukaldi, Juridical Analysis of Bank Secrecy as an Effort to Eradicate Corruption

The purpose of this study are: 1. To find out the application of bank secrets to the practice of criminal acts of corruption in Gorontalo Regency, 2. To find out what are the obstacles for law enforcers in opening bank secrets as an effort to eradicate Corruption Crime

               This research is a descriptive study with an empirical juridical approach. The research method used is a method using primary and secondary data with data collection techniques namely interviews and questionnaires. The population of this study was the entire Limbooto District Prosecutor's Office and the Society. The sample in this study was determined by 5 respondents using Purposive sampling techniques.

               The results of this study indicate that (1). The application of bank secrecy in eradicating corruption by prosecutors at the District Prosecutor's Office of Limbotodi runs optimally in accordance with legislation but is still considered difficult for law enforcers because in criminal justice must obtain permission from several elements while in civil cases do not require permission anymore to open bank secrets. Not all corruption cases apply the opening of bank secrets, the opening of bank secrets is not done when the suspects admit / justify what is alleged. (2) constraints for law enforcers in the opening of bank secrets as a legal factor, namely rules that limit their authority, law enforcement factors that are law enforcement officers who are dishonest, community factors namely lack of public awareness to report as a form of caring for corruption eradication, facilities and infrastructure, legal cultural factors, namely legal culture will be accepted by the community if the laws, regulations, and policies correspond to the culture of the community.

               The recommendations of this study are for requests for permits to obtain information from the bank on a criminal case that is processed at all levels outside the general court and special judiciary carried out with inter-agency coordination whose implementation refers to the applicable laws and regulations.

 

References

Abdoel Djamil, 2010. Pengantar Hukum Indonesia, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Achmad Ali, 2005. Keterpurukan Hukum di Indonesia Penyebab dan Solusinya. Ciawi Bogor: Ghalia Indonesia

Akil Mochtar, 2009. Pembalikan Beban Pembuktian Tindak Pidana Korupsi, Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi

Amiruddin, 2010. Korupsi dalam Pengadaan Barang dan Jasa. Cetakan Ke-II. Yogyakarta: Genta Publishing.

Ananda Santoso, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Surabaya: Dara Publika

Andi Hamzah, 2012. Asas-asas Hukum Pidana Di Indonesia dan Perkembangannya, Jakarta: PT. Softmedia

Andi Hamzah, 2007. Pemberantasan Korupsi Melalui Hukum Pidana Nasional dan Internasional. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Bambang Suggono, 2005. Metodelogi Penelitian Hukum. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Barda Nawawi Arief, 2001. Masalah Penegakan Hukum & Kebijakan Penangggulangan Kejahatan. Bandung: Citra Aditya Bakti

Barda Nawawi Arief, 2002. Perbandingan Hukum Pidana. Cetakan ke-1, Jakarta: Raja Grafindo Persada

Barda Nawawi Arief, 2003. Kapita Selekta Hukum Pidana. Cetakan ke-2, Bandung: Citra Aditya Bakti

Barda Nawawi Arief, 2011. Perkembangan Sistem Pemidanaan Di Indonesia, Semarang: Pustaka Magister

Darwan Prinst, 2002. Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Bandung: Citra Aditya Bakti

Indriyanto Seno Adji, 2002. Korupsi dan Hukum Pidana. Jakarta: Kantor Pengacara & Konsultan Hukum “Prof.Oemar Seno Adji & Rekanâ€.

Marwan, 2009. Kamus Hukum, Surabay: Reality Publisher

Moeljatno, 2009. Asas-asas Hukum Pidana. Jakarta: PT. Renika Cipta

Muhamad Djumhana, 2006. Hukum Perbankan Indonesia. Bandung: Aditya Bakti.

Munir Fuady, 2009. Teori Negara Hukum Modern (Reshctstaat), Bandung: Refika Aditama

Muhammad Jhumhana, 2006. Hukum Perbankan Indonesia. Bandung: Aditya Bakti

Nurjana IGM, 2005 Korupsi dalam Praktik: Bisnis Pemberdayaan Penegakan Hukum, Program Aksi dan Strategi Penanggulangan Masalah Korupsi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

P.A.F. Lamintang, 2013. Dasar-dasar Hukum Pidana Indonesia, Bandung: PT. Citra Aditya Bakri

Prodjodikoro Wirjono, 2012. Asas-Asas Hukum Pidana Di Indonesia. Bandung: PT. Refika Aditama.

Romli Atmasasmita, 2000. Perbandingan Hukum Pidana. Bandung: Mandar Maju

Sianturi, 1983. Tindak Pidana Di KUHP Berikut Uraiaannya. Jakarta: Alumni

Soejono Soekanto, 2002. Faktor-faktor yang Memperngaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Suratman, 2012. Metode Penelitian Hukum, Bandung: Alfabeta

Teguh Prasetyo, 2011. Hukum Pidana, Jakarta: Raja Grafindo Persada

Wirjono Prodjodikoro, 2003. Tindak Pidana Tertentu Indonesia, Bandung: PT. Refika Aditama

Yunus Husein, 2010. Rahasia Bank. Cetakan ke-1. Jakarta: Pustaka Juanda Tiga Lima

Undang-Undang:

KUHAP dan Penjelasannya

Soesilo, 1995. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Bogot: Politeia

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi

Downloads

Published

2022-12-01

Citation Check