Kontribusi Pendidikan Kepramukaan terhadap Pembentukan Karakter dan Kompetensi Abad ke-21 pada Peserta Didik

Authors

  • Clarisa Adinda UIN Madura, Indonesia
  • Afifah Arrosidah Universitas Islam Negeri Madura, Indonesia
  • Alfiatul Mukarromah Universitas Islam Negeri Madura, Indonesia
  • Alfin Maulana Firdausi Universitas Islam Negeri Madura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30863/maraja.v4i2.6166

Keywords:

Kepramukaan, Kompetensi Abad ke-21, Pendidikan Karakter, Peserta Didik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pendidikan kepramukaan terhadap pembentukan karakter dan pengembangan kompetensi abad ke-21 pada peserta didik. Pendidikan kepramukaan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di Indonesia telah lama diakui sebagai wahana strategis dalam internalisasi nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, dan kepedulian sosial. Sejalan dengan tuntutan abad ke-21, kompetensi yang dikembangkan melalui kepramukaan mencakup kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi yang dikenal sebagai 4C. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur sistematis (Systematic Literature Review/SLR) dengan menganalisis berbagai hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan seperti perkemahan, penjelajahan, pionering, latihan kepemimpinan, dan bakti sosial berperan signifikan dalam membentuk karakter peserta didik melalui mekanisme learning by doing, pembiasaan, keteladanan, dan sistem beregu. Integrasi nilai-nilai keislaman dalam kegiatan kepramukaan di madrasah semakin memperkuat dimensi moral dan spiritual peserta didik. Faktor pendukung keberhasilan meliputi kompetensi pembina, dukungan kelembagaan, dan inovasi kegiatan berbasis digital, sementara faktor penghambat mencakup rendahnya minat siswa dan keterbatasan sarana. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya penguatan program kepramukaan sebagai model pendidikan karakter yang holistik dan adaptif terhadap tantangan abad ke-21.

References

Al-Attas, S. M. N. (1991). The concept of education in Islam: A framework for an Islamic philosophy of education. Kuala Lumpur: ISTAC.

Al-Ghazali. (2004). Ihya' 'Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.

Balik, M. F., Ali, R., & Kpalet, P. (2024). Pengaruh kegiatan pramuka terhadap pembentukan karakter siswa di SMAS ST. Petrus Kewapante. GARUDA: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat, 2(1), 324–330. https://doi.org/10.59581/garuda.v2i1.2915

Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2021). What works in character education: A research-driven guide for educators. New York: Routledge.

Dewi Hanifah & Hasibuan, A. R. (2025). Pembentukan karakter siswa melalui pendidikan kepramukaan. Jurnal Inovasi Pembelajaran Dan Pendidikan Islam [JIPPI], 3(1), 07–11. https://doi.org/10.47200/aoej.v3i1.85

Dzakiah, Z. (2024). Ilmu pendidikan Islam: Nilai dan aktualisasi dalam konteks modern. Jakarta: Bumi Aksara.

Hodijah, S., Hendrawan, J. H., & Tripuspita, N. (2026). Strategi inovatif berbasis digital dalam kegiatan kepramukaan terhadap pengembangan karakter murid Madrasah Aliyah Cikande Bandung Barat. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 7(2), 698–709. https://doi.org/10.55681/nusra.v7i2.6265

Kardilla. (2025). Peran kepramukaan dalam membentuk karakter siswa di sekolah dasar. Madrasah Ibtidaiyah Research Journal, 2(2), 146–152.

Ki Hadjar Dewantara. (1977). Pendidikan. Yogyakarta: Majelis Luhur Taman Siswa.

Kolb, D. A. (2023). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). New York: Pearson.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.

Marzuki, & Hapsari, L. (2015). Students’ character shaping through scouting activities at MAN 1 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(2), 142–156.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. USA: Sage Publication.

Mulyasa, E. (2013). Manajemen pendidikan karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Noor, T. (2018). Rumusan tujuan pendidikan nasional pasal 3 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003. Wahana Karya Ilmiah Pendidikan, 2(1), 12–22.

Pratama, Y. (2025). Pembentukan karakter siswa melalui kegiatan pramuka pada lembaga pendidikan Islam (Studi kasus di MAS Darul Mu’alla). IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(4), 957–965. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i4.2272

Samani, M., & Hariyanto, H. (2012). Pendidikan karakter: Konsep dan model. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukiyat. (2020). Pendidikan kepramukaan berbasis pendidikan karakter. Surabaya: Jakad Media Publishing.

UNESCO. (2021). Education for sustainable development: A roadmap. Paris: UNESCO Publishing.

Windari, R. (2025). Analisis peran kegiatan kepramukaan dalam mengembangkan keterampilan karakter siswa di sekolah menengah. Mesada: Journal of Innovative Research, 2(2), 1419–1431.

Woro, S., & Marzuki, M. (2016). Peran kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam pembentukan karakter tanggung jawab peserta didik di SMP Negeri 2 Windusari Magelang. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(1). https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.10733

Zainul, F. (2016). Buku pintar pramuka: Satyaku kudarmakan, darmaku kubaktikan. Yogyakarta: Duta Prestasi.

Published

2026-07-29

How to Cite

Adinda, C., Arrosidah, A., Mukarromah, A., & Firdausi, A. M. (2026). Kontribusi Pendidikan Kepramukaan terhadap Pembentukan Karakter dan Kompetensi Abad ke-21 pada Peserta Didik. Madrasah Ibtidaiyah Research Journal, 4(2), 290–296. https://doi.org/10.30863/maraja.v4i2.6166

Issue

Section

Articles

Citation Check