INOVASI PENGOLAHAN JAHE MENJADI SARABBA BUBUK SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DESA BOLLI

Authors

  • Hijratul Falaq hijratul IAIN Bone, Indonesia
  • Andi Fitra Ramadhani IAIN Bone, Indonesia
  • Indriani IAIN Bone, Indonesia
  • elsa IAIN Bone, Indonesia
  • Achmad Fauzan Hasnur IAIN Bone, Indonesia

Keywords:

Pengabdian Masyarakat, Jahe, Sarabba Bubuk, Inovasi Produk

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Bolli melalui inovasi pengolahan jahe menjadi sarabba bubuk sebagai produk unggulan berbasis potensi lokal. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari kondisi melimpahnya komoditas jahe di Desa Bolli yang selama ini sebagian besar dijual dalam bentuk bahan mentah dengan nilai ekonomi yang relatif rendah. Di sisi lain, keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai diversifikasi produk, teknik pengolahan yang higienis, pengemasan, serta pemasaran menyebabkan potensi jahe belum dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan monitoring. Kegiatan inti meliputi sosialisasi potensi ekonomi jahe, pelatihan teknis pengolahan jahe menjadi sarabba bubuk, pendampingan proses produksi, serta edukasi dasar mengenai pengemasan dan strategi pemasaran produk.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah jahe menjadi produk sarabba bubuk yang lebih praktis, tahan lama, dan memiliki nilai jual lebih tinggi. Selain capaian teknis, kegiatan ini juga mendorong perubahan sikap masyarakat terhadap pentingnya inovasi usaha, tumbuhnya semangat kewirausahaan, serta meningkatnya kepercayaan diri dalam mengembangkan usaha berbasis kearifan lokal. Pembahasan hasil mengindikasikan bahwa inovasi produk tradisional yang dikombinasikan dengan pendekatan edukatif dan pendampingan berkelanjutan mampu menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan nilai tambah komoditas jahe, memperkuat ekonomi rumah tangga, serta berpotensi dikembangkan dan direplikasi di desa lain dengan karakteristik sumber daya yang serupa.

References

Afandi, Agus, ‘Metodologi Pengabdian Masyarakat’ (Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan …, 2022)

Anam, Rifqi Khairul, ‘Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kalianget Besuki Melalui Pengolahan Jamu Jahe Merah: Studi Kasus Penerapan Participatory Action Research’, Development, 4.1 (2025), Pp. 110–23

Nasution, Jamilah, Rahmiati Rahmiati, And Muhammad Yamin Siregar, ‘Pemberdayaan Masyarakat Desa Patumbak I Melalui Sosialisasi Pemanfaatan Jahe Merah Sebagai Tanaman Obat’, Pakmas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4.2 (2024), Pp. 561–67

Rahmawati, Yuliana Dewi, Hartuti Purnaweni, And Tukiman Tukiran, ‘Tahapan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Lingkungan Di Desa Cangkringkecamatan Karanganyar Kabupaten Demak’, Ekosains, 8.01 (2016)

Rusmana, Rulyanti, ‘Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Untuk Budidaya Jahe Dengan Konsep Ekonomi Kreatif (Studi Kasus Kelurahan Kambo, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo)’ (Institut Agama Islam Negeri (Iain) Palopo, 2023)

Susanti, Rina, Dhea Anastasya Putri Faye, Nadia Dwi Putri, Melda Agustin, Nivandra Zulfah Maftukhah, Irni Puspita Sari, And Others, ‘Optimalisasi Potensi Lokal Dan Digitalisasi Umkm Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa’, Journal Of Human And Education (Jahe), 4.5 (2024), Pp. 600–611

Sutikno, Ari Yudha Caesar, And Fathin Aulia Rahman, ‘Pemanfaatan Jahe Merah Sebagai Penguatan Ketahanan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemberdayaan Umkm’, Jurnal Padamu Negeri, 2.3 (2025), Pp. 1–4

Wekke, Ismail Suardi, Metode Pengabdian Masyarakat: Dari Rancangan Ke Publikasi (Penerbit Adab, 2022)

Downloads

Published

2026-05-19

Issue

Section

Articles

Citation Check