PEMBENTUKAN BANK SAMPAH SEBAGAI BENTUK PENGEMBANGAN BUMDES DESA LAMATTI RIATTANG
Keywords:
Bank Sampah, Bumdes, Pengelolaan Sampah, Pemberdayaan Masyarakat, Pembangunan Desa BerkelanjutanAbstract
Pengelolaan sampah masih menjadi permasalahan lingkungan yang signifikan di wilayah perdesaan, termasuk di Desa Lamatti Riattang. Sampah rumah tangga yang tidak dikelola secara sistematis berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan, kebersihan lingkungan, dan kualitas hidup masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membentuk Bank Sampah sebagai salah satu strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi desa. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi pengelolaan sampah, pembentukan struktur kelembagaan Bank Sampah, pelatihanpemilahan dan pencatatan sampah, serta pendampingan integrasi Bank Sampah ke dalam unit usaha BUMDes.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber, serta tumbuhnya partisipasi aktif warga dalam kegiatan Bank Sampah. Selain memberikan dampak positif terhadap kebersihan dan kerapian lingkungan desa, Bank Sampah juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan media penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemanfaatan nilai ekonomi sampah. Integrasi Bank Sampah dengan BUMDes memperkuat kapasitas kelembagaan desa dalam mengelola potensi lokal secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini menyimpulkan bahwa pembentukan Bank Sampah merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan desa yang berwawasan lingkungan, partisipatif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi dan sosial masyarakat desa.
References
Jim Ife dan Frank Tesoriero, Community Development: Community-Based Alternatives in an Age of Globalisation (Sydney: Pearson Education, 2021).
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Pembangunan Desa Berkelanjutan (Jakarta: Kemendes PDTT, 2021).
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (Jakarta: KLHK, 2021).
Rina Yuliani, “Bank Sampah sebagai Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Lokal,” Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Desa 5, no. 2 (2020): 101–114.
Siti Aminah, “Model Pengelolaan Bank Sampah Berbasis Kelembagaan Desa,” Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 8, no. 1 (2023): 33–45.
Sukmono dan Lestari, “Ekonomi Sirkular dan Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas,” Jurnal Pembangunan Berkelanjutan 7, no. 1 (2023): 45–59.
Sulastri, “Pengembangan Bank Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular di Desa,” Jurnal Pengelolaan Lingkungan 9, no. 1 (2021): 21–34.
Suryani, “Peran Bank Sampah dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat,” Jurnal Pemberdayaan Masyarakat 6, no. 2 (2020): 145–158.
United Nations Development Programme, Sustainable Development Goals and Circular Economy (New York: UNDP, 2020).
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Anugrah Maulana Akbar, A.Muh Ainur Ridho, Muh Aqmal Syarif, Achmad Rifaldi, Tiara Eka Prastiwi, Rina Adriani, Rahmadana Hasyim, Ririn Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Ekspose: Jurnal Of Community Service agree to the following terms:
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike
2. License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
3. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
4. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



