PEMBENTUKAN BANK SAMPAH SEBAGAI BENTUK PENGEMBANGAN BUMDES DESA LAMATTI RIATTANG

Authors

  • Anugrah Maulana Akbar IAIN Bone, Indonesia
  • A.Muh Ainur Ridho
  • Muh Aqmal Syarif IAIN Bone, Indonesia
  • Achmad Rifaldi IAIN Bone, Indonesia
  • Tiara Eka Prastiwi IAIN Bone, Indonesia
  • Rina Adriani IAIN Bone, Indonesia
  • Rahmadana Hasyim IAIN Bone, Indonesia
  • Ririn Rahman IAIN Bone, Indonesia

Keywords:

Bank Sampah, Bumdes, Pengelolaan Sampah, Pemberdayaan Masyarakat, Pembangunan Desa Berkelanjutan

Abstract

Pengelolaan sampah masih menjadi permasalahan lingkungan yang signifikan di wilayah perdesaan, termasuk di Desa Lamatti Riattang. Sampah rumah tangga yang tidak dikelola secara sistematis berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan, kebersihan lingkungan, dan kualitas hidup masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membentuk Bank Sampah sebagai salah satu strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi desa. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi pengelolaan sampah, pembentukan struktur kelembagaan Bank Sampah, pelatihanpemilahan dan pencatatan sampah, serta pendampingan integrasi Bank Sampah ke dalam unit usaha BUMDes.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber, serta tumbuhnya partisipasi aktif warga dalam kegiatan Bank Sampah. Selain memberikan dampak positif terhadap kebersihan dan kerapian lingkungan desa, Bank Sampah juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan media penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemanfaatan nilai ekonomi sampah. Integrasi Bank Sampah dengan BUMDes memperkuat kapasitas kelembagaan desa dalam mengelola potensi lokal secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini menyimpulkan bahwa pembentukan Bank Sampah merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan desa yang berwawasan lingkungan, partisipatif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi dan sosial masyarakat desa.

References

Jim Ife dan Frank Tesoriero, Community Development: Community-Based Alternatives in an Age of Globalisation (Sydney: Pearson Education, 2021).

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Pembangunan Desa Berkelanjutan (Jakarta: Kemendes PDTT, 2021).

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (Jakarta: KLHK, 2021).

Rina Yuliani, “Bank Sampah sebagai Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Lokal,” Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Desa 5, no. 2 (2020): 101–114.

Siti Aminah, “Model Pengelolaan Bank Sampah Berbasis Kelembagaan Desa,” Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 8, no. 1 (2023): 33–45.

Sukmono dan Lestari, “Ekonomi Sirkular dan Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas,” Jurnal Pembangunan Berkelanjutan 7, no. 1 (2023): 45–59.

Sulastri, “Pengembangan Bank Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular di Desa,” Jurnal Pengelolaan Lingkungan 9, no. 1 (2021): 21–34.

Suryani, “Peran Bank Sampah dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat,” Jurnal Pemberdayaan Masyarakat 6, no. 2 (2020): 145–158.

United Nations Development Programme, Sustainable Development Goals and Circular Economy (New York: UNDP, 2020).

Downloads

Published

2026-05-07

Issue

Section

Articles

Citation Check