PEMANFAATAN PUDDING KELOR SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN STUNTING DALAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT)

Authors

  • Dinda Rilsari#123 IAIN Bone, Indonesia
  • A.Syamsu Alam IAIN Bone, Indonesia
  • Maghfirah IAIN Bone, Indonesia
  • Nola Dirga Sari IAIN Bone, Indonesia
  • Diza Anisa IAIN Bone, Indonesia

Keywords:

Pudding Kelor, Pemberian Makanan Tambahan, Stunting

Abstract

Daun kelor (Moringa Oleifera Lam) adalah tanaman yang sudah sangat lazim ditemukan terutama di daerah pesisir seperti Desa Ancu, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone. Tanaman ini tumbuh dengan sangat suburnya di daerah ini, akan tetapi masyarakat setempat hanya mengonsumsi daun kelor ini sebagai sayur bening biasa. Tak jarang hal tersebut membuat anak-anak tidak tergiur untuk menyantapnya. Di sisi lain, daun kelor memiliki banyak manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh bahkan dapat menjadi alternatif dalam pencegahan stunting yang kini tengah marak terjadi di Indonesia. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu wujud Tridharma Perguruan Tinggi dan sebagai upaya perguruan tinggi untuk menjalin kerjasama dengan masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam program pemanfaatan ini adalah pendekatan model Asset Based Community Development (ABCD) dimana model pemanfaatan ini mengutamakan pemanfaatan aset dan potensi yang ada di sekitar dan dimiliki oleh komunitas masyarakat itu sendiri. Partisipan program adalah kelompok masyarakat yang termasuk kategori ibu hamil, ibu balita, dan kader posyandu. Maka dari itu, Tim PKM melalui KKN Tematik II IAIN Bone membuat pudding kelor sebagai salah satu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Posyandu Desa Ancu. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat untuk membuat makanan untuk anak-anak mereka yang bernutrisi tinggi yang mudah didapatkan sehingga lebih efektif dan efisien untuk mengurangi/mencegah stunting.

References

Afiah., Syafriani., & Aprila, A. (2022). PKM Olahan Daun Kelor Dalam Upaya Peningkatan Air Susu Ibu Di Desa Salo. Community Development Journal, 3 (3): 1938-1941.

Aulia, F., & Ulfah, B. (2023). Pembiasaan Konsumsi Sayur Dan Buah Remaja Dalam Upaya Mencegah Stunting. Amma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2 (6): 733.

https://aksi.bangda.kemendagri.go.id/emonev/DashPrev

https://ppid.jemberkab.go.id/berita-ppid/detail/pemberian-makanan-tambahan-pmt-balita-kelurahan-karangrejo

Iskandar. (2017). Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Modifikasi Terhadap Status Gizi Balita. Jurnal Action: Aceh Nutrition Journal, 2 (2): 121.

Prayitno, S, A., Utami, D, R., Safitri, N, M., Dewi, I, I., & Oktaviani, E. (2023). Sosialisasi Pencegahan Stunting Melalui Pelatihan Pengolahan Ekado Di Desa Gintungan, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. DedikasiMU (Jurnal of Community Service), 5 (1): 23-28.

Purnasari, N., Dardiri, A, F., & Prasetiyo, J, R. (2023). PKM Pengolahan Produk Susu dengan Pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) diKawasan Penghasil Susu Boyolali Jawa Tengah. Guyub (Jurnal of Community Engagement), 4 (2): 72-88

Rahmawati., Muflihunna, A,. & Maryam, S. (2022). Jurnal Pemanfaatan Limbah Ampas Tahu Untuk Produksi Kukis Sehat Bagi Ibu Hamil Untuk Mencegah Stunting. Artikel Luaran Abdimas, : 261-266.

Safira, B., Harzanah, N,D., & Sakdia, H. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Desa Gading Wetan Dalam Pengembangan Wisata Kali Kembar (Kalbar) Berbasis Asset Based Community Development (ABCD). Jurnal Pendidikan Islam, 5 (1): 67-75.

Sari, R., Kusumarini, M, D., Rizaldy, M, Y., Cahyono, H., Sholikhah, S, N., & Utomo, E, S. (2022). Diversifikasi Olah Susu Sapi Melalui Gerakan Pencegahan Stunting Di Era Pandemi Covid-19. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 6 (2): 299-302.

Susanti, R., Kadarisman, Y., & Ramadhani, Y. (2022). Peningkatan Kapasitas Ibu Rumah Tangga Dalam Pencegahan Stunting Berbasis Pemanfaatan Potensi Lokal. Amale: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 3 (1): 115.

Downloads

Published

2026-05-11

Issue

Section

Articles

Citation Check