PENGGUNAAN METODE SAS (STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK) UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA DI MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) NURUL ULUM BAJOE KABUPATEN BONE
Abstract
ABSTRACT
The purpose of this sstudy was to determine the students 'pre-reading ability before using the SAS (Synthetic Analytical Structural) method at MI Nurul Ulum Bajoe, to determine the process of using the SAS (Synthetic Analytical Structural) method in developing students' beginning reading skills at MI Nurul Ulum Bajoe.
To facilitate solving the problems above, field research methods are used (Field Research) with data collection techniques used, namely observation, interview and documentation techniques. The data obtained were analyzed using deductive methods, and analysis using qualitative data analysis techniques. The location of this research is at MI Nurul Ulum Bajoe, Bajoe Village, Kec. Tanete Riattang Timur, Kab. Bone, Prov. South Sulawesi. The location distance from the city is about 7 km (± 15 minutes) and is around the coast of the Bajoe sea.
The results of the research obtained were 1) The students' pre-reading ability before using the SAS (Synthetic Analytical Structural) method at MI Nurul Ulum Bajoe, namely class II A students at MI Nurul Ulum Bajoe, there were still many students who could not read fluently and most of them were still spelling because at this stage is still in the stage of introducing letters, words and sentences. 2) The process of using the SAS (Structural Analytical Synthetic) method in developing students' initial reading skills at MI Nurul Ulum Bajoe, namely first the teacher performs apperception and motivation to students in learning, the second teacher reads simple sentences based on pictures and sentence cards, the three teachers analyze sentence structure, fourth Conducting a synthesis (recombining the complete sentence structure as before), the five teachers make conclusions. The supporting and inhibiting factors for students' initial reading ability using the SAS (Synthetic Analytical Structural) method at MI Nurul Ulum Bajoe are a) The supporting factors in reading consist of providing reading motivation and providing interesting learning. b) The inhibiting factor in reading is the low level of students in writing.
Keywords: SAS Method (Synthetic Structural Analytical), Pre-Reading Ability
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan membaca permulaan siswa sebelum menggunakan metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) di MI Nurul Ulum Bajoe, untuk mengetahui proses penggunaan metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) dalam mengembangkan kemampuan membaca permulaan siswa di MI Nurul Ulum Bajoe.
Untuk memudahkan pemecahan masalah masalah di atas, digunakan metode penelitian lapangan (Field Reserch) dengan teknis pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode deduktif, dan analisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Lokasi penelitian ini yaitu di MI Nurul Ulum Bajoe Kelurahan Bajoe, Kec. Tanete Riattang Timur, Kab. Bone, Prov. Sulawesi Selatan. Jarak lokasi dari kota sekitar 7 km (±15 menit) dan berada di sekitar pesisiran laut bajoe.
Adapun hasil penelitian yang diperoleh yaitu 1) Kemampuan membaca permulaan siswa sebelum menggunakan metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) di MI Nurul Ulum Bajoe yaitu siswa kelas II A di MI Nurul Ulum Bajoe masih banyak yang belum bisa membaca dengan lancar dan kebanyakan masih mengeja karena pada tahap ini masih dalam tahap pengenalan sebuah huruf, kata dan kalimat. 2) Proses penggunaan metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) dalam mengembangkan kemampuan membaca permulaan siswa di MI Nurul Ulum Bajoe yaitu pertama guru melakukan apersepsi dan motivasi kepada siswa dalam pembelajaran, kedua guru membaca kalimat sederhana berdasarkan gambar dan kartu kalimat, ketiga guru melakukan analisis terhadap struktur kalimat, keempat Melakukan sintesis (menggabungkan kembali struktur lengkap kalimat seperti semula), kelima guru membuat kesimpulan. Adapun Faktor pendukung dan penghambat kemampuan membaca permulaan siswa dengan menggunakan metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) di MI Nurul Ulum Bajoe yaitu a) Faktor pendukung dalam membaca terdiri dari memberikan motivasi membaca dan memberikan pembelajaran yang menarik. b) Faktor penghambat dalam membaca yaitu rendahnya siswa dalam menulis.
Â
Kata Kunci:Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik), Kemampuan Membaca PermulaanÂReferences
DAFTAR PUSTAKA
Artikel dalam Jurnal:
Dewi Hapsari, Estuning. (2019) Penerapan Membaca Permulaan untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa. Universitas PGRI Madiun. Vol. 20. No. 1.
Eliastuti, Maguna dan Nur Irwansyah. (2018) Keefektifan Membaca Menggunakan Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) Pada Siswa Yang Kesulitan Membaca. Deiksis, Vol. 10, No. 01.
Hasmira, Hasmira. (2018) Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Sederhana Melalui Penggunaan Media Gambar Seri. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo. Vol. 1. No. 1.
Indrianty dkk, Dwi. Penerapan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas I Sdn 88 Pekanbaru. Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau, Vol. 4. No. 1.
Jurnal Pendidikan Konvergensi Edisi 20. April, Vol. 5. No. 1 ISSN 2354-614X, 2017.
Latae dkk, Azlia. (2014) Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan Siswa melalui Metode SAS Siswa Kelas 1 SDN Tondo Kecamatan Bungku Barat Kabupaten Morowali. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako, Vol. 2. No. 4.
Rahmadani, Nunu. (2019) Peningkatan Keterampilan Menulis Permulaan Melalui Penerapan Metode Struktur Analitik Sintetik (SAS). Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo. Vol. 1. No. 1.
Sandi Wisuda Lubis, Silvia. (2018) Pengembangan Metode SAS dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa. Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry. Vol. 7. No. 1.
Buku:
Abdullah K. (2013) Tahapan dan Langkah-langkah Penelitian. Cet. I; Watampone, Luqman al-hakim Press.
Abdurrahman, Mulyono (2003) Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Cet. II; Jakarta: PT Rineka Cipta.
Achmad, Alek. (2010) Bahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Ali, Mohammad & Muhammad Asrori. (2014) Metodologi & Aplikasi Riset Pendidikan. Cet. I; Jakarta: PT Bumi Aksara.
Alwi, Hasan. (2008) Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Al-Amir, Najib Khalid. (2002) Mendidik Cara Nabi Saw. Bandung: Pustaka Pelajar.
Arikunto, Suharsimi. (2002) Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Cet. XII; Jakarta: Rineka Cipta.
Bungin, Burhan. (2011) Metode Penelitian Kualitatif. Cet. VIII; Jakarta: Raja Grafindo.
Chairunnisa, Dhea. (2013) Pentingnya Motivasi dan Minat dalam Belajar. 22 Desember.
Daniel, Moehar. (2003) Metode Penelitian sosial Ekonomi. Cet. II; Jakarta: PT Bumi Aksara.
Departemen Agama Republik Indonesia. Al-Qur’an Al Karim dan Terjemahannya. Semarang: PT. Karya Toha Putra.
Depdiknas, (2005) Kamus Besar Bahasa Indonesia. Cet. III; Jakarta: Balai pustaka.
Dimayati, Johni. (2013) Metodologi Penelitian Pendidikan & Aplikasinya Pada Pendidikan Anak Usia Dunia (PAUD). Cet. I; Jakarta: Kencana PrenadaMedia Group.
Djamarah,Syaiful Bahri. (2002) Psikologi Belajar.
H. Dalman. (2017) Keterampilan Membaca. Cet. III; Jakarta: Rajawali Pers.
H. Ramayulis. (2013) Profesi dan Etika Keguruan. Cet. II; Jakarta: Kalam Mulia.
Hamid, Moh. Sholeh. (2011) Metode Edu Trainment. Yogyakarta: DIVA Press.
Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi ke Tiga. (2005) Cet. III; Jakarta: Balai Pustaka.
Kementrian Agama RI, (2010) Al Qur’an dan Tafsirnya. Jakarta: Lentera Abadi.
Kurniasih, Imas & Berlin Sani. Ragam Pengembangan Model Pembelajaran. Jakarta: Kata Kata Pena.
Lusiana, L. (2018) Penggunaan Media Puzzle Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan dalam Pembelajaran Tematik.

