URGENSI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SENI TARI DALAM PENGEMBANGAN BAKAT SISWA DI MADRASAH IBTIDAYAH NURUL ULUM BAJOE KABUPATEN BONE

Authors

  • Sri Martini IAIN Bone, Indonesia
  • Amir B IAIN Bone, Indonesia
  • Zubaedy M IAIN Bone, Indonesia

Abstract

ABSTRACT

The research objectives were First, to determine the process of extracurricular activities of dance in developing student talents at MI Nurul Ulum Bajoe. Second, to determine the supporting factors and inhibiting factors for developing student talents in extracurricular dance activities at MI Nurul Ulum Bajoe. To facilitate solving the above problems, field research methods are used (Field Research) with the data collection techniques used, namely observation, interview, and documentation techniques. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive analysis with three stages of data reduction, data presentation (data display) and the stage of drawing conclusions. The location of this research is in MI Nurul Ulum Bajoe, Bajoe Village, Kec. Tanete Riattang Timur, Kab. Bone, Prov. South Sulawesi. The location distance from the city is about 7 km (± 15 minutes) and is around the coast of the Bajoe sea. The research results obtained are first, the process of extracurricular activities for dance in developing student talent at MI Nurul Ulum Bajoe, namely, activities that are carried out outside of learning hours to help students develop the talents that are already in them, because each student already has potential. extraordinary, but it needs to be practiced, one of the activities students usually do is in the field of dance, activities that are carried out in the afternoon from Friday to Sunday, so help the student development process quickly, for example the dance that students get is dance dances that have never been done in class, thus will improve learning achievement outside and inside the classroom. Second, supporting factors and inhibiting factors for developing student talent in extracurricular dance activities at MI Nurul Ulum Bajoe, namely, 1) Supporting factors such as facilities and infrastructure and the environment, which will shape students and teachers in carrying out extracurricular activities in the form of classes and fields as places for student practice. 2) Inhibiting factors such as lack of motivation, insecurity and limited time with these obstacles will make it difficult for students to develop their talents, therefore the teacher strives, so that students don't feel bored and participate in extracurricular activities, but with activities it can help to improve achievement better students.

Keywords: Process of extracurricular, activities of dance, developing student talents.

 

ABSTRAK

Tujuan penelitian yaitu Pertama, Untuk mengentahui Proses kegiatan ekstrakurikuler seni tari dalam pengembangan bakat siswa di MI Nurul Ulum Bajoe. Kedua, Untuk mengentahui Faktor pendukung dan faktor penghambat pengembangan bakat siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler seni tari di MI Nurul Ulum Bajoe. Untuk memudahkan pemecahan masalah diatas, digunakan metode penelitian lapangan (Field Reserch) dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan mengunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tiga tahap reduksi data, penyajian data (display data) dan tahap penarikan kesimpulan. Lokasi penelitian ini yaitu di MI Nurul Ulum Bajoe Kelurahan Bajoe, Kec. Tanete Riattang Timur, Kab. Bone, Prov. Sulawesi Selatan. Jarak lokasi dari kota sekitar 7 km (±15 menit) dan berada di sekitar pesisiran laut bajoe. Adapun hasil penelitian yang di peroleh yaitu pertama, proses kegiatan ekstrakurikuler seni tari dalam pengembangan bakat  siswa di MI Nurul Ulum Bajoe yaitu, kegiatan yang di lakukan di luar jam pembelajaran  membantu siswa mengembangkan bakat yang sudah ada di dalam dirinya, karena setiap siswa sudah memiliki pontensi luar biasa, Namun perlu untuk di latih, kegiatan yang biasa siswa lakukan salah satunya dibidang seni tari, kegiatan yang di lakukan di sore hari mulai hari jumat sampai minggu, begitu membantu proses perkmebangan siswa secara cepat, misalanya seni tari yang didapatkan siswa berupa tari-tarian yang tidak pernah di lakukan di kelas ,dengan begitu akan meningkatkan prestasi belajarnya di luar dan di dalam kelas. Kedua, Faktor pendukung dan faktor penghambat pengembangan bakat siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler seni tari di MI Nurul Ulum Bajoe yaitu, 1) Faktor pendukung seperti sarana dan prasarana dan lingkunga, yang akan membentu siswa dan guru dalam melakukan kegiatan ekstrakurikuler berupa kelas dan lapangan sebagi tempat untuk latihan siswa. 2) Faktor Penghambat seperti, kurangnya motivasi, tidak percaya diri dan waktu terbatas dengan hambatan ini akan mempersulit siswa untuk mengembangkan bakatnya, maka dari itu guru mengupayakan, agar siswa tidak merasa jenuh dan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler ini, namun dengan kegiatan dapat membantu untuk meningkatkan prestasi siswa yang lebih baik.

Kata Kunci: Kegiatan Eksrakurikuler, Seni Tari, Pengembangan Bakat

References

DAFTAR PUSTAKA

Artikel dalam Jurnal

Dadang Drs. A.M., M.Si, (2019) Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia. Etos Kerja dan Semangat Kerja terhadap Kinerja Pegawai Pada Bada Pmberdayaan Perempuan dan Keluarga Brencana. Pasuruan: CV. Penerbit Qiara Media. 1. 48.

Rais, Heppy EL.( 2012 ) Kamus Populer, Memuat Berbagai Kata dan Istila dalam Bidang Politik, Sosial, Budaya, Sains dan Teknologi, Psikologi, Kedokteran, Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suryabarata Sumadi, Psikologi Penddikan. (2011) (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Murdoko E. Widijo. (2017) Peran Orang Tua dalam Mengoptimalkan dan Memberdayakan Potensi Anak , Jakarta: PT Elex Media Komputindo.105-106.

Marasabessy Dr.H.Abd. Rahman I. M.Ag. (2016). Kreativitas dan Pembengunan Ekonomi Umat, Cet I; Yogyakarta: CV. Absolute Media. 21-22.

Puspitarini Henny Ika, (2008). Membangun Rasa Percaya diri Anak, Yogyakarta: Media Service.

Uyun Saeful Dkk, (2020) Menajemen Sekolah/Madrasah Adwiyata, cet; I Yogyakarta: CV Budi Utama.

Dwi Annisa Anita, (2017) Guru Mata Tembok Pendidikan, Cet; I Sukabumi:CV Jejak.

Buku

Aqib, Zainal dan Sujak.(2011) Panduan dan Aplikasi Pendidikan Karakter. Bandung: Yarama Widya.

Aminudin, (2009)Apresiasi Karya Seni Tari Daerah Nusantara . Bandung: PT. Puripustaka.

Wiyani, Novan Ardy. (2013). Membumikan Pendidikan Karakter di SD. Jogyakarta: Ruzz Media.

Wibowo, Yuyun Ari dan Fitri Dwi Adriyani,.(2015). Pengembangan Olahraga Sekolah. Jogyakarta: UNY Pres.

Munandar, Utami. (2009). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Renaka Cipta.

UU RI No 2 Tahun 1989. Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Munandar, Utami. SC. (2009). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Renaka Cipta.

Fajarini Ulfah, (2014) Perananan Keraifan Lokal dalam Pendidikan Karakter, Jakarta: Kalimedia.

G, Frederic Kuder I. (1982) Mencari Bakat Anak-anak. Jakarta: N.V. Bulan Bintang.

Downloads

Published

2020-12-01

How to Cite

Martini, S., B, A., & M, Z. (2020). URGENSI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SENI TARI DALAM PENGEMBANGAN BAKAT SISWA DI MADRASAH IBTIDAYAH NURUL ULUM BAJOE KABUPATEN BONE. AL-GURFAH: Journal of Primary Education, 1(2), 38–52. Retrieved from https://ejournal.iain-bone.ac.id/index.php/algurfah/article/view/5449

Issue

Section

Articles

Citation Check